general

Banyak manusia yang mengira bisa berbangga dihadapan manusia lain, namun naas, saat meninggal, hanyalah tersisa satu hal, antara engkau dengan Allah, iaitu amalanmu. 

Betapa melelahkan diri manusia saat berhidup hanya untuk mencari ridho manusia.

Wahai diri, sungguh sampai engkau mati, takkan pernah tercapai keinginanmu untuk mencari ridho selainNya.

Maka carilah ridho Allah saja. Sungguh amalan kita itu sedikit, jangan kurangi lagi dengan mengharap pujian mereka. Maka ikhlaslah, ikhlaslah dalam amalan kita yang sedikit ini…

general

Salah satu pemikiran yang menenangkan hati ini…

Engkau tak akan ditanya kenapa engkau tidak seperti orang yang lebih tinggi tingkatannya di dunia daripada mu. Karena engkau hanya ditanya dalam jangkauan takdir yang Allah berikan padamu. Maka lepaskanlah jasad penuh hasad kepada tiap orang yang menunggulimu tentang urusan dunia. Karena di akhirat tentu berbeda. Sampai sini engkau tau, bahwa sesungguhnya yang kau kejar adalah jangkauan maksimal dirimu dalam himpunan takdirNya, bahwa hasadmu pada kebahagiaan orang lain tak berdampak apapun, bahwa seharunya engkau keras terhadap dirimu untuk mendapat hasil maksimal dari jangkauan amalan yang Allah takdirkan untukmu.

general

Pembatal-Pembatal Keislaman-syarah Syaikh Shalih Al Fauzan- (نواقص الايلام)

بسم الله الرحمن الرحيم

Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang

قال شبح الاسلام محمد بن عبد الوهاب -رحمه الله-: اعلم أن  نواقص الاسلام عشر نواقض

Berkata Syaikhul Islam Muhammad bin Abdul Wahhab -semoga Allah merahmatinya-: Ketahuilah bahwa pembatal-pembatal keislaman ada sepuluh


Muqaddimah

Pembatal keislaman (QS Taubat 74) sama dengan pembatal keimanan (QS Taubat 66)

Istilah istilah yang harus dipahami

  • Al Islam adalah
    • berserah diri pada Allah dengan tauhid
    • dan tunduk kepadaNya dengan ketaatan (yaitu melaksanakan apa yang diperintahkan Allah dan meninggalkan&menjauhi apa yang dilarangNya)
    • serta berlepas diri dari kesyirikan dan pelakunya (yaitu mengakui kebatilannya, membencinya, dan mengadakan permusuhan kepada para pelakunya) QS. Mumtahanah:4
  • At Tauhid adalah mengesakan Allah dalam beribadah
  • Ibadah adalah segala sesuatu baik perkataan maupun perbuatan, terlihat maupun tak terlihat yang diridhoi oleh Allah
  • Syirik adalah beribadah kepada selain Allah bersamaan dengan beribadah adaNya

Sumber-sumber kemurtadan:

  1. Ucapan kufur dan syirik tanpa paksaan (kufur lebih umum daripada syirik)
    – berkata dengan kata-kata kufur atau syirik baik sungguh- sungguh atau bercandaan (QS. At Taubah 74, 65-66)
    – memohon dan meminta pertolongan kepada selain Allah, pada mayat, setan, jin, dan lain-lain
    – jika dipaksa (yaitu pemaksaan yang membuat orang tidak bisa menyelamatkan diri) mengucapkan kalimat kekufuran atau kesyirikan maka tidak dosa selama hatinya tetap tenang dalam keimanan (QS. An Nahl: 106-107)
  2. Keyakinan kufur dan syirik
    – meyakini dengan hatinya apa apa yang membatalkan islam seperti meyakini shalat tidak wajib, seperti orang-orang munafiq (Al Fath: 11). Mereka berada di dasar neraka jahannam (QS. An Nisa 145)
    – meyakini dirinya atau seseorang mengetahui hal gaib
  3. Perbuatan kufur dan syirik (menyembelih untuk selain Allah, sujud kepada selain Allah)
  4. Keraguan terhadap agama yang dibawa Rasulullah (meski ia melakukannya)
    – kita menghukumi sesuatu dengan zahirnya, adapun yang didalam hatinya maka tidak ada yang mengetahuinya selain Allah.

jika pelaku syirik bertaubat maka taubatnya diterima berdasarkan QS. Zumar: 53 dan amalan baik yang mereka lakukan akan kembali.

Macam-macam manusia dalam pembatal-pembatal keislaman

  • Khawarij
    • dasar pemikiran:
      – mengkafirkan manusia karena dosa-dosa besar
      – menentang para pemimpin kaum muslimin
      – menghalalkan darah kaum muslimin
    • kesalahan:
      – tidak membedakan antara kufur ashgar dan kufur akbar & syirik ashgar dan syirik akbar
      – berdalil dengan ayat-ayat mutasyabih (multitafsir) tentang ancaman tanpa merujuk pada ayat-ayat muhkam (monotafsir) dalilnya QS. AL Imron:7, sehingga hanya muncul rasa takut yang berlebihan terhadap Allah
  • Murjiah
    • dasar pemikiran
      – meyakini bahwa iman hanya di hati, tidak terpengaruh oleh amal perbuatan
    • kesalahan:
      – berdalil dengan ayat-ayat mutasyabih (multitafsir) tentang janji Allah tanpa merujuk apada ayat-ayat muhkam (monotafsir) dalilnya QS. AL Imron:7, sehingga hanya bersandar pada rahmat dan harap pada Allah
  • Ahlusunnah wal jamaah
    • posisi ahlusunnah berada diantara khawarij dan murjiah
    • melakukan penggolongan terhadap kufur ashgar dan kufur akbar & syirik ashgar dan syirik akbar
    • meyakini iman dapat berkurang dengan maksiat
    • beribadah dengan perasaan cinta, takut, dan harap
      merujuk dan menafsirkan ayat-ayat mutasyabih dengan ayat-ayat muhkam

الاول: الشرك في عبادة الله تعالى قال الله تعالى في السورة النساء ٤٨ و قال تعالى في السورة الماءدة ٧٢ و منه الذبه لغير الله كمن يذبح للجن أو للقبر و أشهرها الشرك في عبادة الله

Pertama: Syirik dalam ibadah kepada Allah. Allah berfirman pada surat An Nisa: 48

اِنَّ اللّٰهَ لَا يَغْفِرُ اَنْ يُّشْرَكَ بِهٖ وَيَغْفِرُ مَا دُوْنَ ذٰ لِكَ لِمَنْ يَّشَآءُ  ۚ  وَمَنْ يُّشْرِكْ بِاللّٰهِ فَقَدِ افْتَـرٰۤى اِثْمًا عَظِيْمًا

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni (dosa) karena mempersekutukan-Nya (syirik), dan Dia mengampuni apa (dosa) yang selain (syirik) itu bagi siapa yang Dia kehendaki. Barang siapa mempersekutukan Allah, maka sungguh, dia telah berbuat dosa yang besar.”

Dan Allah berfirman pada surat Al Maidah ayat 72

  ۗ  اِنَّهٗ مَنْ يُّشْرِكْ بِاللّٰهِ فَقَدْ حَرَّمَ اللّٰهُ عَلَيْهِ الْجَـنَّةَ وَمَأْوٰٮهُ النَّارُ  ۗ  وَمَا لِلظّٰلِمِيْنَ مِنْ اَنْصَارٍ

“Sesungguhnya barang siapa mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka sungguh, Allah mengharamkan surga baginya, dan tempatnya ialah neraka. Dan tidak ada seorang penolong pun bagi orang-orang zalim itu.”

Diantaranya adalah menyembelih untuk selain Allah, seperti orang yang menyembelih untuk jin atau kuburan. Dan yang paling masyhur adalah syirik dalam ibadah kepada Allah


Wajib bagi setiap muslim untuk khawatir fitnah dan syubhat-syubhat menimpa agamanya daripada kekhawatiran atas nyawa dan hartanya. Karena nabi ibrahim, imam orang-orang yang lurus pun khawatir terhadap agamanya (ibrahim 35-36), Nabi muhammad juga, karenanya doa yang paling banyak diucapkan (HR Ahmad24604). Maka barangiapa kedudukannya dibawah keduanya haruslah lebih khawatir terhadap fitnah syawat dan fitnah syubhat.

Maka wajib bagi kita mempelajari tauhid. Adalah kebatilan jika ada orang-orang yang menganggap tak perlu belajar tauhid. Tidak mungkin menghindari sesuatu semenatara kamu tidak mengetahuinya. Tidak mungkin berpegang kebenaran sementara kamu tidak mengenalinya.

Ada yang berkata kalian mengkafirkan manusia! Maka jawabanya adalah kita tidak mengkafirkan manusia, kecuali yang telah Allah dan rasulnya kafirkan.

Ibadah adalah ungkapan untuk segala sesuatu yang dicintai Allah dan diridhaiNya, dari perbuatan dan ucapan, baik zakir maupun batin. Macam ibadah banyak sekali, disebutkan dalam Alquran dan AsSunnah. Maka barngsiapa yang mengada-adakan cara ibadah maka itu adalah ibadah bidah, bathil dan tertolak (Musim 18)

Jenis-jenis ibadah:
– menyembelih AL kautsar:2
– shalat al anam 162-163,

Adapun syirik adalah membersembahkan sesuatu dari jenis ibadah kepada selain Allah. Apabila seseorang memalingkan sesuatu darijenis ibadah kepada selain Allah maka ia adalah seorang musyirk yang mengeluarkan dia dari agama. (Adz Dzariyaat:56, an nisa:36)

Ibadah tidak sah kecuali 2 syarat: Ikhlas hanya untuk ALlah (Al Bayyinah:5)
Sesuai dengan sunnah Rasulullah. (Muslim 18)

Ada golongan yang menafsirkan syirik adalah menyembah berhala saja, maka menyembah berhala dalaha satu dari berbagai jenis syirik. Sesembahan orang musyrik itu bermacam macam, ada matahari, bulan,s etan, pohon, batu, malaikat, al Masih, Uzair, para Wali dan orang-orang halih.

Ada yang berkata syirik adalah meyakini bahwa bersama ALlah da dzat lain yang menciptakan, memberi rizki dan mengatur. Maka inilah tauhid rububuyah. Orang-orang musyirin dulu mereka tidak meyakii bahwa berhala-berhala mereka mampu menciptakan memberi rezeki, menghidupkan, mematikan atau pmengatur, tetapi mereka menjadikan berhala0berhala itu sebagaiperantara antara mereka dengan Allah, memberi syafaat bagi mereka. (Yunus:18)

Macam syirik
– Akbar: memalingkan sesuatu dari berbagai mancam ibadah kepada selain Allah. Syirik ini menjadikan pelakunya keluar gari agama, diharamkan masuk suryga, kekal dalam neraka,sterhapus amalannya, halal harta dna harahnya. (An Nisa:48, az zumar 65-66, muslim 21)

-Ashgar: syirik yang mana pelakunya tidak keluar dari Agama.
1. Syirik lafadz: seperti bersumpah selain dengan nama Allah. (ahmad 4904)
2. Syirik khafiuy dalam hati. contohnya (hud 15-16) Riya
SYUBHAT PENYEMBAH KUBURAN, WALI DAN ORANG@ SHALEH
– mereka berkata syirik adalah sesembahan kepada berhala saja, jika menyembah wali dan orang2 shalih maka ini tawassul. (Al Maidah:35)

JAWAB: Diantara orang yang diperangi Rasulullah ada yang menyembah berhala, pohon, batu, dan malaikat, wali dan orang2 shalih. (Yunus:18)

Mreka berkata “Kamki tidak menyembah pada wali dan orang-orang shaih dikarenakan mreka bisa mendatangkan manfaat atau menimpakan mudharat, akan tetapi agar menjadi syafaat di sisi Allah. Mereka mendekatkan diri kepada wali dan orang-orang shalih dengan sembelihan, nadzar dan pertolongan kepada wali.

Maka telah dijawab sebelumnya pada surat yunus: 18. Syafaat itu ada, tapi bukan begini cara mendapatnyanyya, karena syafaat memilik syarat diizinkan oleh Allah dan dari kalangan orang ahli tauhid.

MEREKA BERKATA orang musyrik dahulu tidak mengucapkan syahadat, sementara menyembah wali mengucapkan syahadat.
JAWAB: Subhanallah,. Mereka mengucapkan syahadat akan tetapi mereka membatalkannya, Syahadat tidak berguna kecuali apabila bersih dari segala pembatalnya.
ketahuilaj, orang2 musyrik dulu lebih mengerti arti syahadat daripada mereka, (shad: 5)

MEREKA BERKATA orang-orang musyrik dahulu menyembah pepohonan bebatuan dan benda mati, sementara kami berwasilah dengan hamba2 yang saluih yang memiliki kedukan di sisi ALlah.

JAWAB: al wasilah diatas adalah ketaatan dalam ibadah, yaitu segala yang mendekatkan kepada ALlah dengan mentaatiNya, melak\sanakan perintah dan meninggalkan laranganNya. Wasilah bukan berarti mendaikan operantara antara dirimu dengan Allah,, TIdak ada dalil.

BERKATA orang-orang yang menyembah tempat-tempat kereamat dan kubura temaafkan karena kebodohan.
JWAB: abgaimana bisa mreka disebyut orang bodoh sementara mereka membaca quran yang didalmnya ada larangan untuk berbuat syuruk? ada larangan untuk menjadikan perantara-perantara dair selain Allah? Barangsiapa yng al Quran sampai kepadaNya sementara ia mengerti maknanya, maka ia telah tegak hujjah atas orang itu. Setelah ditusnya nabi dan turnnya a quran, zaman kebodohan telah hilang. (Al Anam 19)

Tabarruk menjadi syirik ketika meyakini bahwa keberkahan didapat dari selain ALah, adapun jika meyakini bwa sesuatu itu adalahs ebab didapatkanya berkah, dan berkah itu dari Allah maka syirik ashgar.

Syarat kemurtadan: tidak ada udzur, tanpapaksaan.


الثان: من جعل بينه و بين الله و ساءط يدعوهم، و يسألهم الشفاعة, و يتوكل عليهم، كفر اجماعا

Kedua: Barangsiapa menjadikan perantara-perantara antara dirinya dan Allah, ia menyerunya, meminta syafaat kepadanya dan bertawakal kepada-nya, maka ia telah kafir secara ijma


Pembatal kedua

perantara ini dirinci.
1. JIka maksud perantara daam penyampaian risalah antara kita denga ALlah maka benar. Siap ayang mengingkarinya maka kafir. Dan perantara itu adalah para rasul. Maka ini adalah syuibhat para sufi yang berkata kami tidak butuh mereka, kami bisa berhubunga dengan ALlah tanpa mereka.

2. menjadikan antara dirinya dengan ALlah, ia berdoa, bertawakkal danmeminta syafaat kepadanya. Maka ia telah kafir. Karen wajib bagi kita untuk beribadah kepada ALlah langsung tanpa perantara. (ghafir 60)

bantahan:
Yunus:18.
mereka syirik keapda ALlah, az zumar:3

Adapun orang yang menjadikan perantara berkeyakinan hanya sebagai sebab, dan masih beribadah hanya kepada ALlah, maka bidah dan sarana menuju kesuirikan.

sybhat 1: mereka menjadikan wasilah/perantara, al maidah 35 dan al isra 57.
itu adalah penafsiran yang batil. ahli tafsir sepakat bahwa wasilah adalah ketaatan dan mendekatkan dii kepadaNya dengan beribadah tidak menyekutukanNya.

syubhat ke2: sebagai pengagungan teradap ALlah. tidak akan sampai kepadaNya kecuali dengnan perantara, yaitu para pemberi syafaat , sebagaimana raja raja tidak akan bisa berhubungan dengan e,rea kecuali perancara.
maka:
1. menganalogikan Allah dengan raja adalah perkara yang bathil.erendahkan ALlah.
2. Allah berbeda dnegna mahlukNya. ia mengetahui apa yang di langit dna dibumi
3. Raja2 didunia juga butuh syafaat
4/ Raja2 tidak menginginkan kebaikan dan tidka mengabulkan permintan kecuali denga berat, sedangkan ALlah maha mlia, mengabulkan permohonan, tidka butuh perantara.
5. Raja dunia itu semen tara, apa yang ada pada mereka akan habis.

syubhat 3: perantara ini orang2 salih, memiliki kedidukan di sisi Allah, maka mkami meninta kepada ALlahdenga mereka, karena kami oendosa dan mereka orang saleh.

kebaikan dan peruatan orang lain tidak mempengaruhi sedikitpun amalanmu. (Al infithar 19,
kebaikan mereka tidka bermanfaat selama kamu tida mempunyai mal pebuatan. (al baqarah 134)

jika kamu tidak berama dalih maka mereka tidak akan bermanfaat, al mudatsir 48.
subhat 4: umar bertawassuldengan Abbas.

umar bertawassul dengan doanya abbas! bukan dzatnya, atau kedudukanya. .
meminta doa kepad aorang salih yang masih hidup adalaj perkara yang disyariatkan (Ahmad 195)

jika umar bertawasslu dengan zatnya, maka Rasululah tentu lebih utama , walaupun wafat.

——–
macam2 tawassul
1. Twassul yang dibolehkan.
a. Asma dan sifat Allah (Al Araf 180, al anbiya:83, 87-88)
b. DOa orang2 shalih. sebagaimana tawassulnya umar dengan doa abas.muawiyah dengna doa yazid al juraysi.
2. Tawassul yang dilarang, yaitu tawassul kepada ALlah dengan kedudukan seseorang, haq seseorang atas ALlah atau dengan dzat seseorang.
Maka barangsiapa menjadikan perantara antara dirinya dengan ALlah , ia menyerinya, ini adalah syirik akbar karena termasuk berdoa kepada selain ALlah, sementara doa adalah ibadah yang laing Agung.
(Ahmad 18386)


syarat2 syafaat:
Syafaat adalah benar adanya, tapi syafaat tidak bisa dimnta dari orang yang sudah meninggal, tetapi diminta kepada ALlah.
1. Dengan izin dari ALlah (Al Baqarah 255, al anbiya 28)
2. Orang yang diberi syafaat adalah golongan orang yang bertauhid.
ghafir: 18, an najm 26)
Maka kebathilan jika meminta syafaat kepad aorang yang sidah mennggal, karena syafaat itu harus diminta kepada ALlah semata, Az Zumar 44, Az Zukhruf:86)
syubhat ke5: orang2 musyrikin terdahulu berdoa kepada berhala2, setan dan jin, sementara kami berdoa pada manusia shalih.

Jawab: tidakkah kalian membaca Al quran? tidakkah orang2 usrik dahulu jug ameminta syafaat kepada malaikat, makhluk yg shalih? Mereka juga meminta syafaat pada nabis etelah kematian mereka. (Yunus:18)

Mereka juga menyembah malaikat, uzair dan isa al masih yang semuanya orang2 salih. Maka tidak ada beda antara menyembahan orang2 masa kini tehadap kuburan dan penyembahan orang2 terdahulu dari kaum musyrikin.
Penyembahan borang2 usyrik terdahulu tidak terbatas pada penyembahan berhala saja, bukan pula pepohonan dan bebatuan saja, tetapi ada yang menyembah orang2 shalih berdasarkan dalil : Al Isra:57)
Ini menunjukkan bahwa mereka juga meyembah orang2 shalih yang mencari jalan kepada Rabb mereka dengan mentaati Allah.

Diantara mereka juga ada yang bertawakkal kepada okuburan, padahal tawakkal adalah ibadah yang agung (Al Maidah 23, al anfal 2), rasulullah: Barangsiapa bergantung kepada sesuatu, niscaya ia diserahkan kepadanya (Ahmad 18781)

Maka sungguh mengherankan mereka bertawakkal keada orang yang sudah meninggal, amalnya sudah habis, mereka adalah mayat yang tidka mempunyai kuasa atas diri sendiri, tidak bisa berbuat apa2 untuk dirinya, . Jadi bagaimana mungkin bertawakal dan bersandar kepada mereka serta meminta sesuatu kepad amereka sementara mereka tidak mempnyai apa2 serta tidak bisa berbuat apa2?

Namun karena fitrah sudah hilang, datanglah taklid buta, dan setang menhiasi perkara ini agi manusia, bahkan justru mereka menyebyt pperkara ini sebagai tauhid, seerta menyeut tauhid sebagai kesyirikan.

Merke erkata kepada orang yang menignkari : Kamu tidak mencitnai pada wali karena kamu tidak mau menyeru mereka, tidak mempersembahkan sembelihan untuk mereka dan tidak bernadzar untuk mereka. Bagi mereka, kecintaan kepada para wali adalah dengna cara menjadikan mereka tandingan2 selain Allah.

Sungguh kami mencintai para wali ALlah. Adaun menjadikan mereka sebagai tandingan2 selain Allah dan mendekatkan diri kepada mereka dengan menyembahnya, ini bykan cara mencintai mereka. Akan tetapi ini adalah kesyirikan.

Orang2 shalih tidak akan tidha dengan kesyirikan atau menjadi sesembahan selain Allah. Maka siapakah yang sebenarnya mencintai orang2 shalih? AHli tauhid itulah yang sebenranya mencintai orang2 shalih.

Saat kamu mneymebah mereka, berarbti kamu menempatkan mereka bukan pada tempatknya. Orang yang mendudukkan orang2 shalih pada kedudukan Allah, maka sebenarnya ia merendahkan mereka. mengejek mereka dan tidka mencintai mereka.


الثالث: من لم يكفر المشركين أو سك في كفرهم، أو صحح هذهبهم كفر

Ketiga: Barangsiapa tidak mengkafirkan orang-orang musyrikin, atau ragu atas kekafiran mereka, atau membenarkan ajaran mereka, maka ia telah kafir


ketiga

Wajib bagi setiap muslim untuk mengkafirkan siapa saja yang dikafirkan ALlah dan Rasulullah.
Al Maidah 17, 64)
Orang2 yang meragukan kekafiran kaum musyrikin secara umum, bagik dari kalangan penyembah berhala, yahidi dna dasrani atau kalangan yang menisbatka diri kepada Islam, tapi mereka menyekutukan ALlah, atau menyembah selain Allah bersamaNysa, semisal pepohonan, nerhala2, kuburan, tempat2 keramat, maka mereka musyrik dan wajib dianggap sebagai orang kafir meski ia mengaku islam dan berkata laa ilaha illallah., karena perbuatan syuruk membatalkan kalimat syahadat.
Barangsiapa tidka menghafirkan orang2 musyrik, maka ia menjadi murtad dan kafir, akrena baginya iman dan kekufuran sama saja, ia tidak membedakan antara ini dan itu, maka ia menjadi kafir.

Demikian juga orang ang meragukan kekafiran orang2 musyrik dan berkata :Aku tidak tahu, apakah mereka kafir atau tidak” Maka ia menjadi karfir karena keragu2an dalam agamnya.

dan lebih berat dari itu, barangsiapa membenarkan ajaran orang2 musyrik dan membela mereka, khsuusnya orang2 yahudi dan nasraini. Saat ini banyak berkembang syubhat bahwa ketiga agama ini agama yang benar,s emunaya beriman pada ALlah, maka kita tidak mengkafirkan mereka. Ini lebih berart kekufurannya dibanding orang yang ragu2 untuk mengkafirkan mereka.
kita katakan, sebenarnya mereka tidka mengikuti musa atau isa. kalau mereka mengikuti keduanya, niscaya mereka beriman pada muhammad karena disebut dalma taurat dan injil. Al Araf 158. as shaff 6, al baqarah 146, muslim 153.
Agama yahudi dan nasrani telah dihapus setelah ditusnya muhammad. tidak ada agama yang benar selain Islam , baragsiapa tidka masuk islam dan beriman kepada muhammad, maka ia adalah orang kafir.
Agama ini tidak ada tawar menawar, tidak ada negosiasi. harus mengaku dagn jelas dan berlepas diri dari mush2nya.

dasar
1. Wajib hukmnya membenci orang2 kafir, memusuku mereka dan tidak berkasih sayang dengn mereka, mesi mereka dari kalangan yang terdekat, (al mumtahanah 1-4, almujadilah 22.

Ini menunjukkan bhwa keimanan pada ALlah tidak akan busa bersatu dengan keimanan pada thagut.

2. Apabila seoran gmusyrik dan kafir meninggal, maka orang muslim tidak boleh mengurus jenazahnya dan tidak boleh dikuburkan di pekuburan kaum muslimin. (At Taubah 84.
Adapun menjenguk orang kafir yang sakit, jika tujuan mendakwahinya kepada ALlah maka dibolehkan.

3. Seorang muslim tidka mewarisi dair orang kafir, dan orang kafir tidak mewarisi dari orang muslim.
(Bukhari 6764)

4. tidak boleh menikahkan seoran glelaki kafir dnegna wanita muslimah, karena kekhawatiran atas agama darinya. Al Baqarah 221.

5. Berlepas diri dari mereka, wajib hijrah dari negeri kafir.(an nisa 97-99)

6. tidak memulai mengucapkan salam kepada orang2 musyrik dan kafir.

7. TIdka mmberi tempat di majelis dan tidak melapangkan jalna untuk emreka
bukhari 1103.

8. tidak memberi kemungkina masuk masjidil haram. At taubah 28.

9. Pemerintah haus mengelurankanya dari jazirah arab. ,bukhari 3053/

10. tidak boleh memuji dan memuja mereka, karena ALah mencela mereka dan mereka musuh ALah dan rasulNya.

11. Haram menyerupai mereka dalam cara permapaian, kebiasaan, apalaki dalam ibadah,ahmad 5114.
bidang yang boleh berhubungan dengna orang kafir:
1. dalma hal muamalah\
2,. memanfaatkan pengalaman mereka, menyewa untuk melaksanakan pekerjaan yang tidak bisa dilakukan kaum muslimin,, bukan menajdikan mereka atasan.
3. boleh mengadakan perjanjian2 jika ada maslahan untuk kaum muslimin
4. boleh membalas mereka saat mereka berbuat baik. al mutahanan 8.
maka harus dibedakan antara berbuat baik dan mencintai. sebagian orang mencampur adukkan antara yan idbolehkan dan tidak dbolehkan, sebaliknya ada juga yang berlebih2an dan berkata tidak boleh berhubunga dengan orang kafir sama sekali.
maka ini harus dibedakan antara ang permisif dan keras.


الرابع: من أعتقد أن غير هدي النبي صلى الله عليه وسلم اكمل من هديه أو أن حكم غيره احسن من حكمه كالذين يفضلين حكم الطواغيت على حكمه فهو كافر

Keempat: Barangsiapa meyakini bahwa petunjuk selain petunjuk Rasulullah lebih sempurna dari petunjuk Rasulullah, atau hukumnya lebih bagus dari hukum Rasul, seperti orang yang mengunggulkan hukum Thagut atas hukum Rasul, maka ia telah kafir


kelima

mencakup 2 permasalahan
1. barangsiap ameyakini petunjuk selain petunjuk raasulullah lebih sempurna,(sebaik2 petunjuk adalah petunuk muhammad muslim 768)
2.barangsiap amengakui ada hukum selainhukum rasul, maka ia telah kafir
an nisa 105, al maidah 49. al hasyr 7., an najm 3-4

Wajib nagi setiap uslim mem[pelajari hukum2 dari al quraan dan sunnah dan tidak menghukumi sesuatu dengan pendapatnya sendiri . Tidak boleh mendahulukan pendapat seseorang ata firman Alah dan sabda Rasululah, dan wajib hukumnya meyakini hukum ALlah ran RasulNya adalah yang paling benar.

Barangsiapa yang menganggap bahwa zaman telah berubah dan tidak relevan dengan alquran dan sunnah, maka termasuk membatalkan islam.
Demikian pula yang berkata bahwa terselah memilih antara menggunakan hukum syariah atau menggunakan undah2, aka ia telah murtad, karena berhukum dengan hukum Allah itu tidak ada pilihan, karena hukum ALlah itu keharusan. Al ahzab 36.demikian pula bagi yang mengatakan hukum ALlah benar, tapi tidak harus menerapkannya, boleh bagi manusia berhukum selain hukum ALlah dan mengukit perkembangan zaman. ini adalah kemurtadan dari agama islam. An nur:51.

ADapun orang yang berkeyakinan bahwa tidak boleh berhukum dengan selain hukum ALlah tetapi hawa nafsunya mengalahkannya, ppadahal ia meyakini haramnya, maka tidak menjadikannya kafir, akan tetapi ia kufur.

Barangsiapa berhukum dengan selain jukum ALlah karena kesalahan nberijthad, dan dia adalah orang yang berhak berijtihad, taoi ia menginginkan berhukum dengan apa yang diturunkan ALlah, tapi dia salah, maka sesuaibukhari 7352., kesalahannya termaafkan karena tidak mengeaja.

hukum ALlah meliputi aqidah (hadits muadz), asma wa sifat Allah, ibadah, amar maruf nahi munkar, perselisihan, dan lain seabagainya.

Adapun untuk hakim wajib bagi para hakim untuk menghakimi dengan syariat ALlah, dan wajin ALlah,(an nisa 6061) rakyatnnya untuk berhukum dengan syariat
Permasalahan berhukum dengan apa yang diturunkan ALlah adalah permasalahan yang besar, banyak rinciannya. Maka tidak langsung disebut kafir orang yang berhukum kepada selaian ALlah. akan tetapi dibedakan dalma maslaha ini orang yang berpendapat bahwa hukum selain Allah lebih bagus, setara atau pilihan., maka ini dihukumi dengan kekufuran yang engeluarkan dia dari agama. adapun yang halah dengna hawa nafsunya, maka ia fasik. al maidah 47.


الخامس: من أبغض مما جاء به رسول صلى الله عليه وسلم ولو عمل به كفر,

Kelima: Barangsiapa membenci sebagian dari apa yang dibawa oleh Rasul meski ia mengamalkannya, maka ia telah kafir


pembatal kelima

dalil: muahmamd 9. ayat ini menunjukkan bahwa membenci sesuatu dari apa yang dibawa Rasul adalah kemurtadan dari agama Islam, dan membatalkans leuruh amalanya,

Karena dasar dan rukun iman adalah iman kepada Allah, Malaikat, kitab, rasul2nya, hari kamat dan takdir. Maka barangsiap ayang kurang sesuatu dariya maka ia bukan mukmin.
1. Al quran, inilah wahyu pertama dan sumber pertama
2. Sunnah, (al hasyr 7)

Maka wajib bagi seitpa muslim mencintai apa yang diturunkan ALlah dan Rasulnya lahir dna batin, an nis a51.

dan meski ia mengamalkannya, maka ita tidak menjadikan ia beriman. Kaum munafik tidak membenci Allah dan Rasulny, mereka menjalankannya secara harir, tetai mereka membenci wahyu yang diturunkan dan tidak menginginkannya dalam hati. Karena itu ALlah menghkumi mereka sebagai orang kafir dan mereka ada di dasar (An Nisa 61)eraka.

Adapun yang kafir sejak lahir
am maidah 104., al baqarah 170.

dan al quran dan sunnah adalah dari sisi ALlah. maka ada sebagian golongna sesat yang mengatakan:
Kami tidak menerima kecuali al quran, karena dalam alquran tidak dapat keraguan. Adapun bagi orang2 munafiq, seperti khawarij, murtazilah mereka meragukan sunnah, sebagian emreka meragukan hadits ahad karena hanya menunjukkan sampai tingkat prasangka., sebagian seluruh sunnah. sebagian hanya meneruma sunnah yang mutawatir. Mereka justru membangun dasar akidah berdarakan ilmu kalam dan logika. mereka mengatakan bahwa kalamullah tidak sampai pada tingkatan yakin.
Adapun yang benar mengatakan bahwa hadits yang shaih dari Rasulullah baik mutawatir atau ahad maka menunjukkan sampai tingkat kepastian dan yakin, maka bisa dipakai sebagai hujjah dalam permasalahan aqidah badah dan muamalah.
walhasil, orang2 yang didalam hatinya terdapat kebencian ang dibawa Rasul, ini menjunjukkan kemunafikannya dna tak iman mesti mengaku beriman, meski elaksanakan hadits2 secara zhahir. (muhammad 8-9)

Dan wajib bagi setiap muslim untuk meyakini apa yang dibawa oleh Rasulullah meski bertentangan dengan keinginannya, (Al Baqarah 216)

 

 


السادس: من استهزاء من دين الرسول صلى الله عليه وسلم أو ثوابه أو عقابه كفر، و الدليل قوله تعالى في السورة التوبه ٦٥-٦٦

Keenam: Barangsiapa memperolok sebagian dari agama Rasul, mengolok pahalanya dan sangsinya, maka ia telah kafir. Dalilnya adalah firman Allah pada surat At Taubah 65-66

قُلْ اَبِاللّٰهِ  وَاٰيٰتِهٖ وَرَسُوْلِهٖ كُنْتُمْ تَسْتَهْزِءُوْن لَا تَعْتَذِرُوْا قَدْ كَفَرْتُمْ بَعْدَ اِيْمَانِكُم

“Katakanlah, Mengapa kepada Allah, dan ayat-ayat-Nya serta Rasul-Nya kamu selalu berolok-olok? Tidak perlu kamu meminta maaf karena kamu telah kafir setelah beriman.”


pembatal sebelumnya membahas benci yang merupakan perbuatan hati, sementara mengolok2 adalah perbuatan lisan.

dalilnya at taubah 65-66. Ayat ini menunjukkan bawa sebleumnya mereka beriman, bukan golognan dari orang2 munafiq, tapi karena mereke mengolok2 maka mereka menjadi kafir. Di ayat yang lain ALlah menerangkan etentang orang mnafiq at taubah 74. Islam itu berarti menyatakan diri masuk ke dalam agama meski belum sejujurnya dalam hatinua.

Ayat ini menunukkan beberapa perkara yang agung:
1. Wajib mengangungkan ALlah, barangsiapa mengecilkan ALlah ia telah kafir.
al maidah 64, , 17.
2. mengecilkan Rasulullah menjadikan kafir, karena ALlah emmerintahkan untuk mengagungkan Rsaululah, (an Nur 63).
3. Terhadap al quran diwajibkan untuk menghormatinya, mengagungkannya, karena itu adalah kalam Allah.
4. Wajib menghormati agama islam, tidak mengurangi atau mengkritik sesuatu darin ya,
5. Wajib menghormati sunnah rasulullah,, tidak boleh mengkritiknya dan mengolok2 edikitpun. naramgsoapa melakukan halitu maka ia telah murtad.
6. Hendaknya memuliakan para ulama karena mereka pewaris para mani, al mujadilah 11.
7. Menghormati kaum muslimin keseluruhan
8. Allah meratakan hukum kekafiran untuk mereka semua,, karena mereka tidak mengingkari perbuatan lelaki ini, karena saat mereka diam atas kemungkaran, mereka menjadi sekutu bagi pelaku itu. al anam 68.an nisa 140.
macam2 berolok2 aitu dengan jelas dan isyarat, seperti memonyongkan biir, emmelotokan mata, atau isyarat yang merendahka. al muthafifin 29-30.

9. Irang yang mencela Rasulua atau kitabullah dan sunnah maka ia menjadi kafir, baik itu sungguh2 atau candaan.
10. seseirang menjadi kafir meski ia tidak mengetahu bahwa itu merupakan kekufuran, karena mereka tidak mengerti mahwa itu kekufuran.


السابع: السحر و منه الصرف و العطف، فمن فعله أو رضي​  به كفر، والدليل قبله تعالى في السورة البقرة ١٠٢

Ketujuh: Sihir, diantaranya sharf dan athaf. Maka barangsiapa melakukannya atau meridhainya maka ia telah kafir. Dalilnya adalah firman Allah pada surat Al Baqarah 102

وَمَا يُعَلِّمٰنِ مِنْ اَحَدٍ حَتّٰى يَقُوْلَاۤ اِنَّمَا نَحْنُ فِتْنَةٌ فَلَا تَكْفُر

“Padahal, keduanya tidak mengajarkan sesuatu kepada seseorang sebelum mengatakan, Sesungguhnya kami hanyalah cobaan (bagimu), sebab itu janganlah kafir.”


sihir dibagi menjadi dua,
1. Hakiki, yaitu perbuatan yang bisa membengaruhi tubuh atau hati (sharf/pemalingan atau thaf/peluluhan) (al falaq 1-4) sihir ini pernah terjadi pada Nabi ketika beliau disihir oleh Labid bin al Asham.
2. Tahyili yaitu perbuatan yang memperngatuhi mata dan pandangan sehinga melihat sesuatu bukan pada kondisi sebenarnya. (Al araf 116. ayat ini menyebutkan mereka menyulap mata orang, bukan menyulap orang.
Sihir 2 tersebut ada sudah dal dalam sejarah manusia, Allah menyebutkan dalam akum fiaun ada penyihir2, yaitu perbuatan manysua dan ciptaan yang busa dipelajari dan tekuni. Maka ketika musa datang dengan mukjizat, yaitu yang datang dari ALlah, bukan dri seorang Rasul, mereka tahu itu mukjizat dan segera beriman pada ALlah (Al Araf 120-122)

Allah menghukumi sihir sebagai kekufuran, Al baqarah 102-103.

Jadi sihir itu merupakan kekufuran, baik mempelajarinya, mengajarkanya, melakukanya dan meridhainya. Semua ini mennjukkan wajib hukumnya mengingkari siir, melarang sihir. Juga tidak diperbolehkan menggunakan sihir dengna membukusnya dengna sulap atau sirkus atau semisalnya. karena termasuk sihir tahkyili.
Jika seorang penyihir menampakkan taubatnya, maka tidak bisa diterima dan ditetapkan hukum had kepadanya, karena ia seoran gzindik, Alah menerima taubatnya, sementara kita teap menereapkan hukuman atasnya.


الثامن: مظاهره المشركين و معاونتهم على المسلمين والدليل قيله تعالى في السورة الماءدة ٥١

Kedelapan: Membantu kaum musyrikin dan menolong mereka dalam menghadapi kaum muslimin. Dalilnya adalah firman Allah pada surat Al Maidah ayat 51

ومَنْ يَّتَوَلَّهُمْ مِّنْكُمْ فَاِنَّهٗ مِنْهُمْ ۗ  اِنَّ اللّٰهَ لَا يَهْدِى الْقَوْمَ الظّٰلِمِيْنَ

“Barangsiapa di antara kamu yang menjadikan mereka pemimpin, maka sesungguhnya dia termasuk golongan mereka. Sungguh, Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.”


 


Muwalat (menjadikan pemimpin) kepada orang2 kafir itu ada bermacam2 diantaranya kecntaan di dalam hati meski tidak menolong mereka, menolong dan membantu meski tidak menyukai mereka, diantaramnya memuji mereka dan memuji agama mereka serta menyanjung mereka,

Menolong orang kafir dalam menghadapi kaum muslimin ada berbagai macam:
1. menolong dan membantu mereka dalam menhadapi kaum muslimin disertai kecintaan terhadap kekafiran, kesyirkan dan kesesatan, maka tidka diragukan lagi kufur akbar dan pelakunya keluar dari agama.

2. menolong kaum mafir dalam menghadapi kaum muslimin karena tidak ada pilihan lain dan dia tidak mencintai mereka, teteai melakukanya karena terpaksa, karena ia tinggal di tempat mereka, maka mendapatkan ancaman yang berat dna dikhawatirkan akan menjadi kafir yang mengeluarkannya dari agaman., Annisa 97-99.

3. Siapa menolong orang2 kafir dalma menghadapi kelompok kaum mislim padahal dia mempunyai pilihan dan tidak terpaksa, disertai kebencian terhadap agama orang2 kafir dan tidak meridhai maka ia pelaku dosa besar dan dikhawatirkan terjerumus kekufuran.

4. Siapa menolong orang kafir yang mempunyai perjanjian dengan kaum muslimin maka ini perbuatan haram karena termasuk mencederai perjanjian kaum muslimin. (bukhari 3166)

5. mencintai kaum kafir dan menyayangi mereka tanpa menolong mereka dalma menghadapi kaum muslimin. almujadilah 22., at taubah 114.
, al mumtahanah 1-4.

selain itu, tidak moleh menikah lelaki kafir dengan wanita muslimah, baik yahudi, nasrani, atau orang musyrik, al baqarah 221,

adapun menikahkan muslim degan wanita kafir, jika wanita tersebut bukan seorang kitabiyah aka tidak bolehkan menurut ijma. (Al Baqarah 221m dan dikecualikan
1. wanita yang menjaga kehormatannya
2. wanita termasuk golonga kiabiyah, yahudi atau nasrani

masalah membalas budi orang2 kafir apabila berbuat baik maka boleh tanpa diiringi rasa sayang, (al mutahanan 8)

masalah hubungan duniawi engan orang kafir maka mubah

dipernolehkan kaum muslim memperkerjakan orang2 kafir dalam urusan yang tidak mampu mengerjakan selain mereka.

5. berbakti kepada orang tua yang kafir, (al mujadilah 22)

6. dibolehkan mudarat (siasat) kepada kaum kafir jika kaum muslim kahwatir terhadap kejahata kaum kafir, (al imran 28)
namun harus dibedakan antara mudahanah (ridha) dan mudarat (bersikap lunak), mudarat diperbolehkan dalam kondisi darurat untuk mencegah kejahatan orang2 kafir, adapun mudahanan tidak dipebolehkan (al qalam, 8-9)
permasalahan ini penting karena sebagian manusia menganggap remeh dalam bermuwalat terhadap kaum kafir dengan daih menampakkan islam dalam bertoleransi. Ini pendapat batil. Didalam islam ada kebencian dan basih sayang, al wala wal bara. islam bukan hanya agama kasih sayang semata, tidak memerlukan doleransi kepad akaum kafir dalam urusan agama. Ada juga kelompok yang berlebihan menyikapi hubungan dengan kaum kafir dan mengangapnya muwalat secara mutlak, tidak merincinya, maka kita wajib mengetahui hal ini dan meletakkan hukum syari pada tempatnya, AL fath 29.


التاسع: من أعتقد أن بعض الناس يسعه الخروج عن شريعة محمد صلى الله عليه وسلم كما وسع الخضر الخروج عن شريعة موسى عليه السلام فهو كافر

Kesembilan: Barangsiapa meyakini bahwa sebagian manusia ada yang dibolehkan keluar dari syariat Muhammad sebagaimana Nabi Khidzir dibolehkan keluar dari syariat Nabi Musa, maka ia telah kafir


Allah mengutus nabi muhammad kepada manusia kepada kesleuruhan, (bukhari 335), saba 28
baik arab atau non arab, yahudi, atau nasrani. allah telah mengambil perjanjian denga para nabi, bawah jika muhamamd telah ditus dan mereka masih hidup, mereka akan mengikuti muhammad, (Al imran 81-83)

Maka tidak ada seoragpun yang boleh untuk kluar dari yaria muhammad, baik jin maupun manusia.

kenapa khidzir tidak mengikuti musa> karena risalah yang dibawa musa tidak bersifat universal, risalahnya hanya khusus untuk bani israil, bukan seluruh manusia, . maka tidak boleh dikatakan bahwa khidzir keluar dari syariat musa karena pada dasanya dia tidak termasuk umat musa,.

Keluar dari syariat muhammad ada beberapa macamL

diantarnya ada yang keluar secara menyeluruh dan sebagian. Orang yan gkeluar dari syariat atau seagian tapi tidak enghalalkanya maka dia oran gyan sesat teteapi tidak menjadi kafir,

dan orang2 yang mengatakan sebagian manusia da yang boleh keluar dari syariat muhammad, , (mereka yaitu kaum sufi, yang berkata jika seorang sufi telah mencapai tingkatan makrifat terhadao Allah maka ia tidak lagi membutuhkan rasul, karena ia telah sampai pada Allah.
mereka jiga berkata, mereka mengambul ilmu dari ALlah secara langsung, sementara kalian emngambil ilmu dari orang2 yg sdah matui,
mereka juga berkata, sesunggahnya taklif syari telah gugur dari mereka, sehingga mereka tidak perlu shalat dan mtidak perlu menyembah ALlah, ibadah hanya untuk orang awam,.
tidak ada yang haram bagi mereka. sementara hukum fiqih hanya untuk orag awam.
mereka berkata kami tidak terbebai dengna hal haram, mai telah sampai tingatan yang menjadikan kami keluar dari beban taklif,
padahal mereka adalah orang yang berada pada lingkup kegilaan.

pembatal islam ini mencakup orang2 sekuler yang memisahkan agama dari negara, mereka mengatakan agama milik ALlah sementara negara milik masyarakat,

demikian pula ahli ilmu kalam dan mantiq, mereka menetapkan akidah tidak menggunakan dali2 al quran dan sunnah, karena keduanya hanya mencapai tingatan praduga, sementara dalil2 yang berdasarkan akal merupaan kepastian dan bisa menunjukkan hingga tingkat pasti. ini berati keluar dair syariat rasululah yagn terpenting, yaitu akidah.

dan termasuk pembatal ini adlaah orang2 yang megatakan bahwa syariat itu hanya untuk masa lalu, dan untuk masa kini syariat tidak lagi sesuai, karena telah muncul muamalat yang tidak diatur suairat. ini berabrti mengatakan syarat itu terbatas, maka tidak diragukan orang ini kufr, padahla ALlah menyatakan bahwa syariat islam telah sempurna al maidah 3.tidaklah nabi wafat melainkan agama ini telah sempurna dan lengkap, diantara kesmeournaanya adaah agama ini sesuai dengna segala zaman dan tempat.

termasuk kategori ini juga orang2 yang mengadakan hal baru dalam agama, atau memunculkan yang dianggap lebih bauik, karena ia mereasa apa yang disyariatkan ALlah tidak mencukupi bagi mereka, ini berarti menganggap agama belum sempurna dan membutuhkan tambahan,

memang kadang sebagian perkara tersamar bagi sebagian manusa, tidak menemukan dalam alquran atau sunnah, hal itukarena kedangkalan memahaman terhadap mereka, bukan akrena ketidaksempurnaan alquran dan sunnah.


العشر: الاعراض عن دين الله لا يتعلمه ولا يعمل به، و الدليل قوله تعالى في السورة السجدة ٢٢

Kesepuluh: Berpaling dari agama Allah, tidak mau mempelajarinya dan tidak mengamalkannya. Dalilnya adalah firman Allah pada surat As Sajadah ayat 22

وَمَنْ اَظْلَمُ مِمَّنْ ذُكِّرَ  بِاٰيٰتِ رَبِّهٖ ثُمَّ اَعْرَضَ عَنْهَا ۗ  اِنَّا مِنَ الْمُجْرِمِيْنَ مُنْتَقِمُوْنَ

“Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang telah diperingatkan dengan ayat-ayat Tuhannya, kemudian dia berpaling darinya? Sungguh, Kami akan memberikan balasan kepada orang-orang yang berdosa.”


Al ahqaf ayat:3, al kahfi 57, an nisa 61,az zukhruf 36, al jin 17,at taubah 127,

dalam ayat2 tersebut, Allah telah memperingatkan tentang berpaling dari dzikir kepadanya, tidka mau mempelajarinya serta tidak au mengamalkanya dengan berbagai ancaman. Disamping itu, Allah dan rasulnya mendorong untuk empelajari ilmu ang bermanfaat.
(bukhari 71)
Macam2 mempelajari ilmu agama
1. fardhu ain atas setiap muslim, tidak ada seorangpun yagn diterima alasan karena kebodohannya, yaitu apa yang agama seorang hamba tidak bisa lusur kecuali dengannya, dari akidah, rumun islam dan ruku iman. maka setiap muslim wajib mempelajarinya. Jika tidak, bagaimna abisa menjalankan agmanya dengan cara yang benar>

2. fardhu kifayah. yaitu tidak wajib bagi setiap muslim tapi wajib bagi yang mempunyai persiapan untuk itu uaitu fikih muamalat, mawaris, pernikahan, hudud dan lain2. jika telah ada yang mempelajrinya degna cukup, maka kewajiban mempelajarinya telah jilang dari selainnya.

jadi, jika seseorang berpaling dari mempelajari agamanya., ia menjadi kafir. Deikian pula orang yang mempelajarinya tapi tidak mengamalkannya, ini juga menjadi kafir dan keluar dari islam.
Diantara manusia ad ayang menolak menerima ilmu saat sampai kepadanya karena seombonganya dan penolakan terhadaop kebenaran, maka ini bersama orang2 yang somong dan termasuk kekufuran.
Diatnara manusia ada yang menolak untuk belajar ilmua gama marena tidka menyukainya, mereka ini juga bersama orang2 yang berpaling, al ahqaf 3.
diantara manusia ada yang menolak dalil dan menerima kebenaran demi menjaga agama nenek moyangnya sebagaimana yang terjadi pad akaum musryikin, Al ankabut 52. mereka beriman pada kebathilan dna ingkar terhadap allaj, maka inilah yang disebut pernaling dari agama Allah.

 

maka diatas merupakan berpaling dari belajar agama. karena gama itu tudak didapat dengan mewarisi dan lingkungan. Agama didapat dengan ilmu dan belajar, maka wajib belajar agama dan mengajarkanya serta mengamallkanya. Dna orang2 yang itdka belajar agama karena kebecian atau tidak mau mengamalkanya jika sudah mempelajarinyua meski dia telah mengucapkan suyahadat maka ia telaj murtad dan telah melakukan satu dari pembatal keislaman.. akan tetapi kika berpalig dari cabang2 agama karena malas dan tidak menyempatkan diri maka ini kemaksiatan dan tidak termasuk dalam pembatal keislaman,

ولا فرق في جميع هذه نواقص بين العازل و الجاد، و الخاءف، الا المكره

maka tidka ada perbedaan antara pembatal2 keislaman diatas antara yan gmelakukan dengan main2 atau sungguh, at taubah 65-66

dan orangn yang mengucapkan kalimat kufut atau melakukan perbautan kufur karena ketakutan terhadap kaum kafir, ini tidak termaafkan dengan menngucap kalimat atau perbuatan kufur, karena ini temrasuk mudahanah. al qalam :9, al isra 63-64

namun jika sudah sampai pada tingkat dipaksa, maka boleh baginya untuk memberi yang mereka minta, dengan syarat hatinya tetap tenang dalam keimanan, (ali imran 28, an nahl 106.
jadi ada 3 syarat:
1. harus karena dipaksa, bykan karea takut saja atau berbasa basi dengan kaum kafir.
2. hatinay tetap tenang dalam keimanan
3/. bertujuan untuk menghindari paksaan, bukan untuk keridhaan kaum akfir.


و كلها من أعظم ما يكون خطرا و اكثر ما يكون وقوعا فينبغي للمسلم أن يحذرها و يخاف منها على نفسه

0 pembatal keis[laman ini dipilih karena
1. yang 10 ini yang palign sering terjadi
2. yang palign besar bahayanya,

maka wajib bagi setuap muuslim untuk khawatir terhjerumsu kedalamnua, tidak menganggap bersih dirinya , . selam manusia masih hidup, ia tidak lepas dari cobaan, nesu=ju irabg tabg oakung bertakwa dan paling alim. (ibrahim 35-36.
نعوذ بالله من موجبات غضبه و اليم عقابه .و صلى الله على خير الحلقه محمد و على آله و صحبه  سلم

 

islam

Syahadat Risalah

Syahadat itu ada 2 bagian:
1. Syahadat tauhid
2. Syahadat risalah
Kesaksian: Perkataan yang kita ucapkan dan tidak akan diterima sampai ada bukti/klarifikasi. Begitu juga kesaksian syahadat. Alah MUSTAHIL menerima kesaksian tanpa pembuktian. Allah berfirman pada surat Al Ankabut: 2-3: Apakah manusia mengira bahwa mereka dibiarkan hanya dengan mengatakan, “Kami telah beriman,” dan mereka tidak DIUJI? Dan sungguh, Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka Allah pasti mengetahui orang-orang yang BENAR dan pasti mengetahui orang-orang yang DUSTA.
Jahil dalam masalah ushuluddin itu tidak dimaafkan

Mengimani Rasulullah berarti mempercayai yang Rasulullah sampaikan. Dan setiap kepercayaan harus ada konsekuensinya:

  1. Percayai risalah beliau berlaku universal (Al Anbiya: 107, Al furqon: 1, Al Araf 158)
  2. Beliau penutup para nabi (AL Ahzab: 40)
  3. Beliau telah menyampaikan semua yang telah diwahyukan dari Allah “Wahai manusia, ingatlah tidak ada seorang nabipun sebelumku melainkan wajib baginya menunjukkan umatnya kepada apa-apa yang merupakan kebaikan bagi umatnya dan memperingatkan umatnya sebagai sesuatu yang membahayakan umatnya.” (HR. Muslim, Ahmad)
  4. Syariat yang beliau bawa, mengamanedemen seluruh ajaran sebelumnya. (Ali Imron: 19, Ali Imron: 85)
  5. Mengimani kemaksuman Rasulullah.
    – bisa berbuat dosa, namun langsung diampuni oleh Allah
    – jika berbuat dosa, diperingatkan oleh Allah (kesalahannya tidak dibiarkan)
    – maksum pada sifat wajib seorang Rasul: maksum dari berbohong, berkhianat, menyembunyikan.

Menilai suatu amalan itu baik atau tidak: Apakah amalat tersebut baik? Kok gak diajarkan Rasulullah? Ada 3 kemungkinan jawaban: Orang tersebut bohong, atau Rasulullah yang bohong? atau Rasulullah gak tau itu baik, kalau gitu, kenapa gak anda yang jadi Rasul? Disampaikan gak? Berarti Rasulullah tidak menyampaikan? Kalau menyampaikan, buktikan dengan dalil. Kalau dua pertanyaan itu tidak terjawab, berarti itu bukan kebaikan. Karena jika itu kebaikan wajib diajarkan Rasulullah. Dan Rasulullah dan pada sahabat adalah orang yang paling bertaqwa. Mereka saja tidak melakukan, kenapa kita melakukan? Cara beragama itu bukan dari perkataan fulan, fulan. Tapi qolallah, qola rasul.

general

Jaga benar-benar hati kita. Karena mungkin kita bisa terhindar dari riya, tapi bagaimana dengan ‘ujub? Menganggap dirinya memiliki sesuatu yang tidak dimiliki orang lain. Dan ketahuilah, ‘ujub lebih parah dibandingkan riya.

Riya, orang beramal karena Allah karena ingin dilihat manusia. (Mensyirikkan Allah dengan orang lain)
‘Ujub, menceritakan dan membanggakan dirinya untuk orang lain.(Mensyirikkan Allah dengan diri sendiri)

general

Karena hanya dengan kata-kata saja bisa membuat kita terjatuh dalam neraka. Maka perhatikan kata-kata dan tulisan kita.

“Kamu mengiranya remeh tetapi itu besar di sisi Allah.” [QS. An-Nur: 15]

“Sesungguhnya seorang hamba benar-benar mengucapkan suatu kalimat yang remeh, tetapi karena itu dia tergelincir ke neraka sejauh antara timur dan barat.” [Muttafaqun‘alaih]

general

Kita sepakat bahwa akhir dari semua cerita dunia adalah surga atau neraka. Maka tidaklah kerumitan dunia itu bisa kita golongkan kecuali hanya dua: jalan menuju surga, atau jalan menuju neraka. Jika ada sesuatu yang samar, maka Rasulullah mengajarkan kita untuk tinggalkan. Maka sungguh jelas hal hal yang membawa kita ke surga, lantas kenapa kita tak bersegera?

general

Segala musibah yang engkau alami adalah penggugur dosa, dan sebaliknya, segala dosa pasti ada balasannya. Entah itu disegerakan atau ditangguhkan di akhirat kelak. 

Jangan bersedih jika engkau mendapat balasan dosa itu di dunia. Karena itu balasan yang Allah segerakan dan tentunya lebih ringan daripada ditangguhkan.

Ada yang menanggapi, barangkali itu ujian dari Allah? Nyatanya pasti ada suatu perbedaan yang seseorang rasakan ketika itu adalah ujian atau balasan atas dosa kita. Ya kan?

Semoga kita termasuk orang orang yang sadar akan perbuatan dosa kita dan beristigfar darinya. Sehingga Allah tidak murka dan tak menimpakan adzab kepada kita baik di dunia maupun di akhirat. Aamiin.

general

Beban terberat suami terhadap keluarganya bukanlah mencari nafkah, karena ia sudah dijamin oleh Allah. Akan tetapi beban terberat itu adalah bagaimana ia menyelamatkan diri dan keluarganya dari api neraka, yaitu dengan pemahaman agama.

يٰۤاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا قُوْۤا اَنْفُسَكُمْ وَاَهْلِيْكُمْ  نَارًا وَّقُوْدُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلٰٓئِكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ  لَّا يَعْصُوْنَ اللّٰهَ مَاۤ اَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُوْنَ مَا يُؤْمَرُوْنَ

“Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, dan keras, yang tidak durhaka kepada Allah terhadap apa yang Dia perintahkan kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (At Tahrim: 6)

(QS. At-Tahrim 66: Ayat 6)

story

Jalan-Jalan Itu Membuatku Bersyukur

Ada waktu-waktu yang membuatku begitu bersyukur. Dimana yang aku lihat saat itu bukanlah yang ada di depan mataku. Melainkan jalan-jalan yang pernah aku lewati. Jalan-jalan penuh kenangan.

Jalan dimana anak-anak kelas XII main bareng ke kebun teh Kaligoa

Perjalanan jauh ke Jakarta bersama Wisnu untuk tes STIS

Jalan dimana bersama konco kontrakan main bareng ke Gedong Songo

Jalan dimana Anak Cowo Tengahan main ke Jogja bareng, ke Umbul Ponggok, ke Pantai sebelah Indrayanti, ke Goa Pindul, ke Sungai Oyo

Perjalanan satu bulan yang terkenang bersama tim KP mesindo 2016

Perjalanan solo ke UI Jakarta

Perjalanan ke UNY untuk mencoba LKTI pertama kalinya

Jalanan Jogja yang penuh kenangan bersama teman-teman Ganesha

Jalan-jalan sempit diantara dua lembah di gunung-gunung yang aku pernah daki

Jalanan lurus yang aku lewati di pantai selatan menuju Ciheras

Penyeberangan dan jalan-jalan rusak di pesisir Karimun jawa

Perjalanan malam Semarang-Solo

Jalan-jalan yang aku lewati untuk sampai rumah

Perjalanan KKL ke Surabaya-Bali

Jalan-jalan di tempat KKNku

Dan perjalanan lainnya

Dan semakin banyak jalan yang terload di memoriku, semakin aku harus bersyukur, betapa Allah banyak memberi nikmat perjalanan. Dengan perjalanan itulah aku lebih banyak menerima pelajaran hidup. Alhamdulillah

 

islam

Tutupi Aibmu

Tiap insan yang hidup pasti akan diuji. Salah satu dari ujian tersebut adalah ujian dosa. Sementara dosa adalah aib. Dan setiap aib harus ditutupi. Adapun saat ini, orang-orang justru berbangga dengan aibnya. Berbangga dengan dosa yang diperbuatnya. Maka ganjaran orang-orang yang seperti ini adalah tiada ampunan baginya dari Allah.

“Setiap ummatku akan mendapatkan ampunan dari Allah Azza wa Jalla kecuali al Mujaahiriin yaitu semisal ada seorang laki-laki yang mengerjakan sebuah perbuatan (buruk –ed.) pada malam hari kemudian ia menjumpai waktu subuh dan Allah telah menutupi aibnya (berupa perbuatan buruk – ed.). Lalu laki-laki tersebut mengatakan, “Wahai Fulan, aku telah mengerjakan sebuah perbuatan buruk/jelek ini dan itu”. “Maka itulah orang yang malamnya Allah telah menutup aibnya lalu ia membuka aibnya sendiri di waktu subuh (keesokan harinya –ed.)” (Bukhari Muslim)

Lalu apa saja aib-aib yang secara tak sadar telah orang-orang sebarkan? Salah satunya adalah dosa-dosa yang kita sebar lewat status facebook kita, cuitan twitter kita, updatean path, foto-foto instagram.

Ketahuilah, aib adalah penyakit. Maka jangan sekali-kali engkau sebar aib itu atau engkau akan mendapatkan dosa jariyah. Sekalipun engkau mati, dosa yang engkau sebar akan terus mengalir.