Definisi SKS


Kuliah itu nyante sob. Kita bisa pergi kapan aja kita mau selain saat jam kuliah. Bahkan kalo kita mau bolos kuliah pun gak papa kok. Mau ga ikut UTS? UAS? Boleh-boleh aja. Di kampus semuanya bebas. Nah definisi kuliah di atas ini adalah untuk orang-orang yang gak memahami satu kata dalam kuliah: SKS (Sistim Kredit Semester). Jadi kita akan menyicil kuliah kita, waktunya terserah kita, yang penting semua mata kuliah dan SKS lunas. Rata-rata mahasiswa S1 menghabiskan waktu kuliah selama 4 tahun, dan harus melunasi rata-rata sebanyak 144 SKS.

Definisi SKS. Ada yang tau definisi SKS? Barangkali ada yang menjawab SKS adalah sebuah kegiatan perkuliahan bagi mahasiswa selama perkuliahan berlangsung dengan waktu tatap muka 50 menit per satu SKS. Benarkah itu? Yap, benar, tapi belum tepat sobat. Mari kita kuak lagi apa makna sebenarnya SKS.

Satu SKS adalah 50 menit tatap muka. Tapi belum lengkap sob tentang waktu yang harus kita gunakan. Lengkapnya gini: Waktu untuk menempuh satu (1) SKS adalah 50 menit tatap muka, 50 menit tugas terstruktur dan 50 menit tugas mandiri. Jadi satu (1) SKS adalah 150 menit sob, atau 2.5 jam. Dan jika kita kurangi dengan tatap muka, kita butuh waktu 1 jam 40 menit untuk tugas dan belajar mandiri setiap satu SKS. See?

Mari kita perhitungan lagi. Jika mahasiswa harus membayar sebanyak 144 SKS selama 4 tahun, jadi 144/8=18 SKS per semester. Okey kita genapkan 20 SKS per semester. Jadi jika hari efektif setiap minggu adalah 5 hari (senin, selasa, rabu, kamis, jum’at) rata, maka perhari kita harus mengambil 4 SKS (4 x 5 = 20 sks). Udah mudeng sampe sini? Okey, jika satu hari 4 SKS, maka 150×4=600 menit atau 10 jam. Jika tatap muka dengan dosen tidak dihitung, jadi 600 menit – 200 menit = 400 menit atau 6 Jam 40 Menit untuk belajar mandiri dan mengerjakan tugas, PER HARI.

Setelah itu, kita atur kuliah kita setiap hari, misalkan kuliah di bagi rata 4 SKS perhari dengan waktu yang sama dari jam 8 pagi – 11 pagi. Kenapa 3 jam? Karena toleransi waktu yang ada digunakan jika ada mata kuliah berSKS banyak (diatas 2) dan juga toleransi jika dosen telat. Tetapi tenang kok, kita tatap muka dengan dosen hanya 200 menit (kalo dosennya gak ngasih ‘wangsit’ tambahan ya).

Setelah kuliah, kita punya tanggungan 6 jam 40 menit sob. Kita atur saja abis pulang kuliah kita mengerjakan tugas selama dua jam sampai jam 3 sore, jadi tanggungan tinggal 2 jam 40 menit. Setelah jam 3 sore, kita istirahat sampai jam 8 malam. Kita start belajar lagi dari jam 8 malam sampai jam 10 malam. Oke, berarti kita masih mempunyai tanggungan 40 menit. Kita letakkan 40 menit tersebut sebelum kita kuliah, dari jam 07.20 sampai jam 08.00.  Sip, udah kenyang belom sob? Hahaha.

Eitt, belum jika waktu yang ada kita gunakan untuk organisasi dan pengembangan diri dalam sebuah biro atau Unit Kegiatan Mahasiswa. Setidaknya setiap minggu kita harus menyisihkan waktu lagi untuknya. Kuliah memang penting, tapi mengembangkan diri juga penting!

Pada prinsipnya, SKS adalah seperti itu. Jadi? Cuma mitos jika ada yang bilang kuliah itu lebih nyante daripada anak sekolahan. Kuliah itu beda. Kita harus usaha sendiri untuk mendapatkan apa yang dosen mau. Jadi usaha kita harus lebih ekstra untuk memenuhi keinginan dosen.

Semua memang bebas dikuliahan, semua sudah dewasa dan berhak melakukan apa yang dianggap penting. Jadi, kalian mau ikut definisi SKS yang mana?

One comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s