Mountain: Merbabu via Selo 2014


Barangkali sudah setahun aku tak menikmati gunung. Yeah, terisi oleh jadwal sok sibuk seorang mahasiswa. Terbesit angan untuk mencicipi gunung di akhir Mei ini. Minggu yang penuh dengan ketidakjelasan akademik. Daripada bingung yasudah, mending belajar di luar kampus saja. Yeah, aku memilih gunung merbabu untuk tempat belajarku.

Dari H-7 saya sudah prepare, anggota ada 3: Aku, Akbar dan Yuanda. Namun di H-3 sayang sejuta sayang Yuanda sedang UAS, apa boleh dibuat, kami melakukan perjalanan duet. Sejarah mengatakan kami melakukan perjalanan berdua terakhir pada 2 tahun lalu, mendaki si gahar ‘Slamet’. Jadi perjalanan kali ini saya rasa tidak terlalu sulit juga, tapi suliiiit banget. Oke, kamis pagi kami cabut meninggalkan YK menuju SL. Motoran pestinya.

Basecamp – Pos 1
Sebelum dzuhur kami sudah sampai di basecamp selo. Di sini kami packing ulang, makan dan tak lupa berdoa… Dan ayo belajar! Kami masuk gerbang pendakian pukul 10.40 pagi. Di awal trek kami langsung dapat pelajaran berupa jalan menanjak yang cukup curam dan licin. Overall di awal pendakian ini cukup panjang dan melelahkan. Trek di dominasi oleh tanah basah dan hutan merbabu yang cukup lebat. Yeaah, pos 1! Pos 1 merupakan tempat datar yang cukup ditempati oleh 2-3 tenda. Kami sampai pos 1 pukul 11.45. Molor lebih dari 10 menit dari target.

Pos 1 – Pos 2
Kami rehat bentar, kemudian melanjutkan perjalanan lagi. Trek masih seperti sebelumnya, namun kali ini jarang ada tanjakan seperti sebelumnya. Perjalanan kali ini barangkali proses melipir bukit di sebelah kanan bukit sebelumnya. Setelah setengah jalm berjalan, kami sampai di pos bayangan. Di sini kami makan siang, dan lanjut ke pos 2. Pasca pos bayangan, trek kembali lurus ke atas dengan tanjakan yang lumayan. Pukul 1 siang kami tiba di pos 2. Pos 2 merupakan tempat datar yang cukup untuk ngecamp 2 tenda. Tanpa ba bi bu, kami minum dan melanjutkan perjalanan.

Pos 2 – Pos 3
Medan perjalanan masih sama namun vegetasi sudah mulai terbuka. Terik sinar matahari tak mengganggu kami untuk mengejar target sabana 2 sebelum mangrib.Yeah, tanpa terasa kami sampai pos 3. Pos 3 merupakan tempat terbuka dengan kapasitas puluhan tenda yang bisa di dirikan di sini.

Pos 3 – Pos 4
Inilah pelajaran terberat part 1 di sepanjang jalur selo. Nanjak yang gak kira-kira, view jalur yang udah bikin drop hati dan jiwa duluan serta tanah bayang yang licin. Selamat menikmati satu jam ini hingga pos 4 nanti. Pos 4 merupakan sebuah sabana yang sangaaaat indah. Bisa menampung puluhan tenda. Setelah rehat dan futu-futu, lanjut pos 5! Sabana 2!

Pos 4 – Pos 5
Perjalanan kali ini merupakan perjalanan yang cukup ringan. Kami cukup melewati satu bukit yang lumayan terjal, tapi kami menikmatinya kok :v. Dan benar, setelah sampai puncak bukit tersebut, terpampang lembah hijau sejauh mata memandang. Dan di sudut jauh mata kami terlihat puncak merbabu berserta treknya yang membuat kami serasa dijatuhkan dari pesawat terbang. Drop sekali bung. Tapi dipikir kambi mlaku wae. Kami sampai sabana dua dengan perjalanan kurang dari 1 jam. Kami sholat kemudian membuat camp di sini.

Malam harinya kami ngobrol ngalor-ngidul dilanjutkan dengan acara masak masak, makan kemudian tidur (maksudnya tiduran, karena kami sebenarnya gak bisa tidur). Yeah, malam pesta telah berakhir, kami bangun jam 5 untuk masak, makan dan persiapan summit. Jadi, ada satu hal yang harus kami persiapkan matang-matang: mental. Kau tau kenapa? Karena jalur sampai puncak terpampang jelas didepan mata. Okelah kalau jalur itu enak dilihat dan dilalui. Tapit tidak dengan apa yang kami lihat. Satu jalur yang lurus tanpa belokan menukik tajam melewati bukit yang luar biasa pecahhhh. Ahsudahlah. Kami berangkat pagi ini.

Pos 5 – Puncak
Dingin pagi ini sudah mendingan dibanding tingin tengah malam tadi. Kami jadi semakin bersemangat pagi itu. Nyanyian burung bersaut-sautan membuat perjalanan kami semakin tentram. Itung-itung nyelimur bahwa kami sedang mendaki bukit yang luar biasa terjal yang kami lihat di sabana 2 tadi. Merapi sudah mulai menampakkan puncak-puncak runcingnya. Mentari mulai naik, cahayanya menerobos sela-sela kabut di atas kami. Tanah basah terus membantu kami menjadi pijakan yang setiap langkahnya membuat kami satu langkah lebih dekat dengan puncak.

Its a loooong morning. Perjalanan ini meruakan perjalanan terlama dari pos-pos yang telah kami lewati, tapai itu sebanding dengan keindahan di atas sana…. And finally, setelah 1 jam berjalan dengan mengucap Alhamdulillah, kami sampai puncak triangulasi! Yeahhhhh! Saatnya ritual dimulai, dari menikmati pagi, futu-futu, ngeksis sana-sini dan merenungkan sesuatu yang menjadi problema hidup. Ah, ini FIX bukan buang-buang waktu sobat…

Kami melipir ke sebelah kiri, menuju puncak kenteng songo. Di sini viewnya lebih asoooy, di sebelah utara terlihat punggungan dari jalur wekas, cuntel dan tekelan bersatu, di sebelah timur mentari telah terbelalak naik jauh dari titik awalnya, ada lawu yang malu-malu tertutup kabut pagi, di sebelah selatan terlihat jelas sang merapi dengan trek pasirnya yang khas, di sebelah barat si kembar sindoro-sumbing mengucap selamat pagi kepada kami semua… Yeah, selamat pagi Indonesia!

Puncak – Basecamp 
Setengah jam kami di puncak, kami bergegas turun untuk packing dan mengejar waktu sholat jum’at di basecamp sana… Pukul 11.00 kami sampai basecamp dengan keren, kemudian kami sholat Jum’at di selo. Setelah jum’atan kami kemudian turun…

Perjalanan kami berakhir di terminal Boyolali, aku bergegas menuju Semarang dan akbar dengan motornya bergegas menuju Yogyakarta. Its a nice trip boy!

ada banyak tempat yang melambai untuk disinggahi, tapi kami memilih terus berjalan. Ada banyak waktu dimana bisa kami habiskan dengan diam, tapi kami terus bergerak. Ada panggilan yang membuat kami ragu melangkah namun kami tak menghiraukannya. Kami terus bergerak karena kami tau ada kebanggaan tak tertandingi ketika kami sampai tujuan nanti🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s