Sinusoidal’s Life


news_EI_3

Kawan, kalau kita sadari, hidup itu tak pernah lari terlalu jauh dari satu titik awal. Saat kita sedang di atas, sesaat kemudian itu akan berakhir, bergulir ke bawah. Begitu pula saat berada di bawah. Life is like sinuosidalf(x) = sin x. Sinus terus membentuk gelombang dan gelombang baru hingga ia dibatasi oleh waktu. Begitupun kehidupan. Saat x telah terdefinisikan oleh suatu konstanta, sejauh itulah lifetime sinus. Kesementaraan kehidupan ini sudah jelas bisa kita rasakan saat satu per satu grafik sinus disebelah kita hilang karena telah memenuhi suatu konstanta yang diberikan olehNya. Sinus juga mengajarkan kepadaku bahwa dalam hidup, benar tidak ada hal yang istimewa. Saat kita menganggap satu hal istimewa, hal itu akan segera lenyap, berubah menjadi hal yang biasa. Begitu seterusnya. Life is not extraordinary one. Jadi sudahlah jelas penggantungan hidup kepada sesama mahluk bukanlah pilihan tepat. Mereka hanya akan membawamu naik, tapi tak seberapa jauh ia akan turun–mengulang pola sinus. Hanya ada satu tempat, dan satu tempat itulah yang meyakinkan diri ini pada kedamaian. Pada keyakinan akan berakhirnya fungsi sinus tiap mahluk di dunia. Tempat itulah tempat dimana fungsi-fungsi hidup telah ditetapkan. Dan sudah seharusnya kita pautkanlah hidup padaNya. Ialah penciptamu, Allah SWT.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s