(Bukan Resensi) Rudy Habibie


rudy2bhabibie2b25282b20162b2529

Ratingku: 8.0/10.0

Sekilas, Rudy Habibie merupakan film prekuel dari habibie-ainun, dan FYI bakal ada habibie-ainun 3 nantinya. Highly Recommended buat Temen-temen yang butuh inspirasi, butuh semangat belajar dan semangat untuk membangun Indonesia🙂

Iya, postingan ini bukan resensi film karena aku gak pandai untuk membahasakan dari berbagai segi dalam perfilman, aku cuma menarik garis besar kehidupan pak Rudy Habibie yang diangkat di cerita ini, cukup menarik!


Habibie lahir dari pasangan lintas budaya, sulawesi-jawa, jadilah ia anak Indonesia. Peran ayah yang begitu kuat dalam membentuk habibie menjadikan habibie memiliki karakter yang tegar, cerdas dan berjiwa pemimpin dan menjadi ‘bekal’ habibie survive dalam studinya di Jerman. Ia di didik dan sudah dikenalkan dengan dunia keteknikan (terutama pesawat terbang) oleh ayahnya. Dituntun untuk memiliki keingintahuan tinggi dan motivasi yang tinggi sejak kecil (motivasi untuk bermanfaat bagi orang lain--dalam satu bagian diceritakan ayahnya memotivasi agar habibie bisa membuat pesawat agar bisa  mengantar ayah dan ibu bertemu keluarga-keluarganya di penjuru Indonesia)

Dalam beberapa scene habibie terlihat sangat PD (beberapa orang berpendapat sombong, padahal beliau mengatakan fakta. Misal: Dia paling cerdas se-PPI Aachen). Beliau juga tau jelas tujuan hidupnya, untuk Indonesia. Oleh karena itu banyak adegan yang beliau tak peduli tentang cemoohan dan omongan orang lain. Itu yang menurutku satu poin yang sangat ditonjolkan dalam film ini.

Selain itu ada beberapa scene yang menunjukkan “keras”nya habibie memertahankan solusi hasil pemikirannya, percaya dan yakin serta totalitas diatas solusi dari suatu masalah yang menurutnya benar. Selain itu beliau dibenci oleh banyak teman Indonesia di Jerman pada awalnya karena keyakinan beliau bahwa PPI dibentuk untuk membangun Indonesia, bukan untuk bersenang-senang.

Visioner: Satu scene menggambarkan tentang ide beliau untuk merancang dan merealisasikan ide “industri dirgantara” yang seharusnya dimulai dari sekarang dibanding dengan ide lain yang bersifat temporal pada masa kepresidenan Soekarno saja.

Persamaan yang tak pernah ia lupa dalam menghadapi segala situasi: fakta – masalah – solusi. Beliau memiliki hardskill dan softskill kepemimpinan yang sangat menonjol yang membawa beliau terpilih sebagai ketua PPI Aachen dengan gagasan industri dirgantara (yang akhirnya disetujui sebagai konsep pergerakan PPI se-eropa)

Di sisi yang lain menggambarkan tentang sikap habibie yang religius, terbukti dengan petisi yang beliau buat ke pihak kampus untuk mendirikan masjid bersama teman muslimnya dari Turki, scene lain juga ada, namun aku pribadi kurang srek (tapi gimana lagi, ini kan real story)

Film ini juga menggambarkan tentang pendidikan perkuliahan di luar negeri yang aku setuju banget. Gimana dosen hanya menjelaskan singkat tentang suatu fakta yang real bener-bener terjadi, lalu mahasiswa harus bisa menganalisis masalah terbesar serta menemukan solusinya (dengan teori dan praktik)

Terakhir, beliau memiliki karakter fokus dan tak peduli. Termasuk tak peduli seberapa tak mendukungnya pemerintah Indonesia kala itu terhadap usul Habibie tentang industri dirgantara (bahkan sampai dikecam oleh KBRI Jerman, namun beliau melakukan kopromi dan berhasil). Beliau fokus kepada bagaimana kita bisa menemukan solusi, baru urusan belakangan ke mana kita akan serahkan konsep ini. Luar biasa!

 Jadilah mata air yang bersih yang akan menjernihkan sekitarnya, bukan menjadi air keruh yang akan mengotori sekitarnya. –Ayah Habibie

Jadi, masih bermimpi ingin seperti Habibie yang ternyata sedari kecil sudah diarahkan dan dididik sedemikian untuk menjadi pemimpin serta cendekiawan yang mengabdi ke Indonesia? Hehe. Mungkin aku berperan jadi “ayah habibie” saja, atau ada qodar Allah yang pastinya lebih baik dari rencana manusia.🙂

One comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s