#KKLLesson


Some lesson from my journey to Surabaya – Bali:

Menjadi seorang muslim seharusnya memiliki kecerdasan dan leadership skill yang menonjol. Hal itu mutlak diperlukan dalam mengajak orang lain menuju jalan yang benar. Jika kita hanya menjadi pengikut saja, dan meridhoi pemimpin yang sebenarnya membawa kita ke jalan yang salah, gimana coba?

Pujian dan celaan manusia hanya sampai pada mulutnya saja, tak pernah ia lebih jauh dari itu, apalagi mampu mengubah hidupmu. Maka tak perlu diambil hati saat orang lain memuji ataupun mencelamu.

Kadang kita lupa bersyukur atas negeri yang aman, dimana syiar Islam ditegakkan, saat waktu shalat tiba adzan bersaut-sautan. Kita lupa mensyukuri tempat tinggal yang jauh dari syubhat dan hal-hal syirik di sekitar kita. Kadang manusia selalu begitu. Maafkan kami ya Allah…

One comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s