Kita Tau, Tapi…


Kita tau bahwa bersosmed tanpa tujuan menghabiskan waktu kita, tapi…? Kita tau mengobrol tanpa tujuan akan mengarah ke membicarakan orang lain, tapi…? Kita tau tepat waktu adalah kewajiban, tapi…? Kita tau tersenyum adalah cara terbaik menyapa orang lain, tapi…? Kita tau kita sedang membuang waktu, tapi…? Kita tau banyak hal mendasar dalam kehidupan kita, tau bahwa yang kita lakukan salah namun kita tak bergegas beranjak dari keadaan buruk itu.

Begitu juga dengan ibadah kita. Kita tau kita wajib shalat tepat waktu, nyatanya sampai chat dibaca semua baru kita beranjak. Kita tau shalat di masjid lebih mulia daripada dirumah, tapi kita tak beranjak sedikitpun dari depan laptop kita hingga iqamah tiba. Kita tau shalat malam merupakan shalat terbaik setelah shalat fardhu, tapi puluhan alarm itu tak menggerakkan tubuh kita sedikitpun, nyatanya, untuk bangun bukan masalah alarm atau tidak, tapi masalahnya di hati kita, apakah kita berniat ingin bangun dini hari atau tidak?

Kita tau membuang waktu dan nongkrong di pinggir jalan tak baik bagi kita karena akan menjerumuskan ke berbagai dosa dan maksiat, namun kenapa kita tak tinggalkan? Kita tau ghibah itu buruk tetapi kenapa kita terus menikmatinya? Kita tau bermaksiat itu merusak badan kita, tapi kenapa kita tak meninggalkannya? Kita tau riba itu haram, tetapi kenapa kita terus mengambilnya? Kita tau syirik berarti kita murtad, tapi kenapa kita masih loyal terhadap orang yang berbuat syirik?

Banyak hal dalam perkara dunia dan agama yang sebenarnya kita tau, tapi ternyata kita justru tak melaksanakannya untuk perkara yang baik dan tak menjauhinya untuk perkara yang buruk? Nyatanya memang begitu. Juga termasuk: Kita menginginkan surga, namun kita berbuat seolah ingin menjauh dari surga. Naudzubillah. Banyak orang masuk neraka bukan karena mereka tak tau bahwa itu adalah hal baik atau buruk, tapi karena ia tak mau melakukannya/meninggalkannya.

Kawan, kelak di akhirat nanti, ada penyesalan terhadap semua kesempatan amal baik yang seharusnya bisa kita lakukan sempurna namun kita sia-siakan, dan penyesalan terhadap kesempatan dosa yang tak pernah kita sia-siakan.

Ya Allah maafkan kami.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s