PEKA!


Betapa banyak pertanyaan “kenapa” disekitar kita, sadarkah? Pernahkah kita bertanya mengapa aku: Mengapa aku yang ditabrak? Mengapa aku yang ditipu? Mengapa aku yang menjadi subjek terhadap suatu kejadian yang tak biasa? Dan mengapa-mengapa lainnya. Dan dari semua pertanyaan mengapa itu, hanya ada satu jawaban, terlepas dari itu adalah azab, ujian, atau nikmat, karena Allah berkehendak untuk itu. Maka sesaat setelah itu, adalah waktu yang tepat untuk introspeksi diri, adakah kesalahan diri ini? sudahkah diri ini telah bersyukur?


Kadang orang yang dibenci Allah bukanlah orang yang menjadi miskin tiba-tiba. Kadang bukan mereka yang kehilangan jabatan mereka. Kadang pula bukan yang dijauhi oleh dunia dan seisinya. Bukan demikian. Namun orang yang dibenci Allah pasti Allah sulitkan bertemu dengannya di waktu siang dan malam, baik didunia maupun di akhirat nanti. Maka sebaiknya kita peka: Adakah penghalang saat kita ingin bersujud di masjid tepat waktu? Ada penghambat kita untuk datang ke taman-taman surga? Adakah masalah yang tiba-tiba terjadi saat kita ingin bertemu dengan Allah didunia? Iya, saatnya introspeksi. Insan yang lemah ini kadang lupa diri, kadang merasa terus dijaga Allah, namun kita justru tak menjagaNya. Mungkin saat-saat kita terhalang menuju Allah, saat itulah kita memiliki dosa, saat itulah Allah benci kepada kita.

Pekalah. Ketika engkau terhalangi untuk melakukan sebuah perjalanan, yakinlah ada hal yang lebih baik di tempat yang kau diami saat ini, atau ada hal buruk yang engkau temui nanti. Ketika ada saja hal yang menghalangimu untuk meraih suatu yang engkau anggap nikmat, yakinlah bahwa itu adalah bentuk kasih sayang Allah kepada kita untuk tak mendapatkannya. Barangkali disana banyak hal haram yang akan kau temui, atau kemudian engkau lalai karenanya.

Pekalah. Jika pada momen itu kamu merasa diuji, peka dan bersabarlah. Jika pada momen itu kamu merasa diberi olehNya, peka dan bersyukurlah. Pun juga dengan doa-doa yang engkau panjatkan, pekalah.


Jika doamu sesaat langsung dikabulkan, alhamdulillah. Jika doamu ternyata ditangguhkan, lebih bersyukurlah. Karena tiada doa yang takkan didengar oleh Allah (setelah memenuhi ketentuannya) Kecuali Allah akan balas dengan tiga hal:

  1. Dikabulkan saat itu juga
  2. Dijadikan pahala saat di akhirat kelak
  3. Dijauhkan dari mudharat

Terakhir, Menangislah. Menangislah jika pada detik-detikmu tak pernah sedikitpun peka terhadapNya terhadap tanda-tanyaNya yang telah Dia beri kepadamu setiap detik.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s